10 April 2008

DPRD Kota Semarang Pertanyakan LKPj Walikota


Semarang,Pembahasan mengenai LKPj Walikota Semarang masih diwarnai kesangsian para anggota DPRD Kota Semarang. Bahkan disinyalir di dalam laporan tersebut masih terdapat kejanggalan mengenai hasil laporan pembelanjaan APBD Kota Semarang tahun 2007 yang lalu, khususnya menyangkut alokasi pendanaan pembinaan olah raga. Hal tersebut memicu tanda tanya besar bagi kalangan dewan. Menurut ketua pansus LKPj Ari Purbono, dalam laporan yang diberikan Walikota Semarang tersebut tidak ditantumkan adanya alokasi dana pembinaan oleh raga senilai 14 Milyar rupiah yang diperuntukkan klub sepak bola andalan Kota Semarang PSIS. Padahal, pada pelaksanaan APBD tahun 2007 pendanaan tersebut sudah terealisasikan sebagaimana diminta oleh Pemerintah Kota semarang. Bahkan, pihak Pemerintah Kota Semarang malah mengiming-imingi dengan menjanjikan kemenangan bagi PSIS dalam liga. Namun pada kenyataannya, hal tersebut tidak mampu terealisasikan.

Menanggapi hal tersebut Ari Purbono secara tegas menolak LKPj tersebut. Ari Purbono juga mendesak pemerintah Kota Semarang untuk segera merevisi LKPj tersebut. Sebab, dinilai tidak transparan.

Selain itu, Ari Purbono juga menolak usulan pemerintah Kota Semarang yang akan memberikan alokasi dana APBD tahun 2008 untuk pembinaan PSIS. Secara tegas ia mengatakan "Usulan Walikota untuk mendanai PSIS merupakan kemunduran pengelolaan keuangan pemerintah daerah."

Di samping itu, alasan kuat yang membuat sikap DPRD Kota Semarang tetap kekeh dengan penolakannya tersebut didasarkan pada Permendagri no 16 dan Permendagri 5/9 yang mengatur pengelolaan keuangan pemerintahan daerah. "Dalam peraturan tersebut tidak dimungkinkan lagi untuk olah raga-olah raga profesional seperti PSIS itu didanai. Jadi, tidak ada celah hukum lagi." ungkap Ari Purbono.

Lebih lanjut Ari Purbono mengatakan, "Hal tersebut nantinya akan menjadi tanggung jawab Gubernur." Sedangkan untuk pengawasan pelaksanaan anggaran tersebut akan ditindaklanjuti oleh BPK. [Ribut Achwandi-Reporter Trijaya FM/sumber foto: photos.igougo.com]

Tidak ada komentar:

Self Potrait

Indonesia Raya

My Beauty Momment

My Movie

Potret Diri

Jendela Hati

Jendela Hati
Ketika ungkapan tak cukup mewakili kata, Hanya mata kita yang mampu mengetuk hati yang sunyi oleh kebisuan. Dan biar saja sepi terus mengalunkan nada sendu. Sebab, mungkin tak ada kata yang paling tepat untuk membahasakannya. Tentang apapun itu......