30 April 2008

Jaksa Agung Resmikan Kantin Kejujuran Nasional di Semarang

Semarang, Kedatangan Jaksa Agung Hendrawan Supanji hari ini di Semarang untuk meresmikan Kantin Kejujuran disambut aksi puluhan massa dari beberapa elemen masyarakat di antaranya AMPUH (Aliansi Masyarakat untuk Penegakan Hukum), KAMMI Kota Semarang, dan BEM Se-Jawa Tengah. Puluhan massa ini datang bergantian dan melakukan aksi di depan pintu masuk SMA Negeri 3 Semarang yang menjadi tempat digelarnya kegiatan Kantin Kejujuran tersebut. Beberapa dari mereka juga mencoba untuk masuk ke dalam acara tersebut namun dihalau oleh satuan Dalmas Polwiltabes Kota Semarang.

Sementara itu, kehadiran Jaksa Agung Hendrawan Supanji yang direncanakan akan hadir pada pukul 13.00 terpaksa harus diundur hingga pukul 15.45 waktu setempat. Hal ini dikarenakan banyaknya agenda yang dilakukan Jaksa Agung yang dilakukan di Semarang.

Dalam pencangan Kanti Kejujuran ini Jaksa Agung kembali mengingatkan, "Pemberantasan korupsi tidak cukup dengan melakukan penindakan terhadap tindak korupsi, namun juga harus dibarengi dengan upaya serius dari semua pihak untuk bersama-sama mencegahnya. Salah satunya dengan pencangan Kantin Kejujuran ini."

Di sisi lain, Ketua Karang Taruna Jawa Tengah Putut Yono Baskoro menjelaskan, "Kegiatan ini memang sengaja lebih diprioritaskan untuk pelajar SMP dan SMA. Hal ini sebagai upaya untuk membelajarkan masyarakat mengenai pendidikan tanggung jawab dan moral kepada masyarakat umum."

Sementara terkait pendanaan, Putut kembali menegaskan, untuk sementara waktu Karang Taruna masih mengandalkan dana kas yang dimiliki organisasi kepemudaan ini. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan meminta dukungan dari semua pihak tidak terkecuali pemerintah provinsi Jawa Tengah. [Ribut Achwandi_Reporter Trijaya FM Semarang]

Tidak ada komentar:

Self Potrait

Indonesia Raya

My Beauty Momment

My Movie

Potret Diri

Jendela Hati

Jendela Hati
Ketika ungkapan tak cukup mewakili kata, Hanya mata kita yang mampu mengetuk hati yang sunyi oleh kebisuan. Dan biar saja sepi terus mengalunkan nada sendu. Sebab, mungkin tak ada kata yang paling tepat untuk membahasakannya. Tentang apapun itu......