15 April 2008

Kenapa [Harus] Malu [?]

Telanjur aku lahir dan dibesarkan di sini
di negeri yang semakin lama semakin tak karuan
telanjur aku ada,
tanpa bisa aku tolak
telanjur aku,

Kita punya negeri memang tak begitu hebat
tapi apa perlu kita malu?

Kita punya negeri memang tidak membuat kita bangga
tapi apa kita perlu malu?

Tidak.
sebab memang beginilah
carut marut

ah, andai saja dapat aku sampaikan
pada George Wahington aku ingin bertanya
perlukah aku berbuat untuk negaraku?
sedang di sini,
negeriku

negara telah memperkosa kami
negara telah merampas hak kami
negara telah melucuti kami
negara telah memeras kami
negara telah membunuh kami
negara bahkan tidak memberi kami kesempatan
untuk berbuat

aku hanya mampu berbuat
tapi bukan untuk negara
bukan untuk siapa-siapa
hanya aku,

jangan cemberut macam itu, George
kau tak dilahirkan di sini
mungkin kau tak cukup mengerti
tak begitu kenal

lihat di sana
wanita tua kembali pulang ke rumah
dengan sebuah dirigen kosong ia lambaikan
dan dengar,
"Ah, zaman sekarang semua serba susah." katanya

George, kau ingin dengar cerita lain
seorang pejabat kemarin ditangkap
katanya karena suap

itulah George
yang membuat aku tak cukup luang
aku hanya satu
di antara mereka
penganggur

Ah, George?
kau bisa tawarkan aku pekerjaan?
apa sajalah
tak perlu halal haram
harampun jadilah
Gila!!!!

Tidak ada komentar:

Self Potrait

Indonesia Raya

My Beauty Momment

My Movie

Potret Diri

Jendela Hati

Jendela Hati
Ketika ungkapan tak cukup mewakili kata, Hanya mata kita yang mampu mengetuk hati yang sunyi oleh kebisuan. Dan biar saja sepi terus mengalunkan nada sendu. Sebab, mungkin tak ada kata yang paling tepat untuk membahasakannya. Tentang apapun itu......