22 April 2008

Rindu Duri






























rindu duri
setapak
malam kelam
dering lonceng
kleneng
ada burat jingga
di langit
engkaukah
yang datang
rindu duri
mata lelap
kesenyapan
menyapa
entah angin
ataukah embun pagi
rindu duri
ada yang tak lengkap
sarapan pagi
panggang roti
dan daging berlumur mentega
siapakah yang tengah melenyapkannya
oh rinduku
berduri

[Ribut Achwandi_Komunitas Godhong]

Tidak ada komentar:

Self Potrait

Indonesia Raya

My Beauty Momment

My Movie

Potret Diri

Jendela Hati

Jendela Hati
Ketika ungkapan tak cukup mewakili kata, Hanya mata kita yang mampu mengetuk hati yang sunyi oleh kebisuan. Dan biar saja sepi terus mengalunkan nada sendu. Sebab, mungkin tak ada kata yang paling tepat untuk membahasakannya. Tentang apapun itu......