01 Agustus 2008

Kerangka Baja Spanyol Molor Lagi

SEMARANG, Rencana pembangunan jembatan Kartini yang dijadwalkan akan mulai digarap DPU Kota Semarang dalam tahun ini diperkirakan akan meleset dari target awal pengerjaan proyek. Hal ini dikarenakan hingga kini pengiriman rangka baja asal Spanyol yang dijanjikan akan mulai dikirim bulan Juni lalu masih saja mengalami penundaan. Menurut Kepala DPU Kota Semarang Nugroho Joko P, keterhambatan ini dikarenakan penjadwalan ini disesuaikan dengan kebijakan pusat. Sehingga, pihaknya tidak dapat menentukan waktu pengiriman tersebut.

"Jadwal pengiriman ini bergantung dari kesiapan pusat dan pengirim itu sendiri. Kalau memang belum siap maka kami tidak bisa menentukan kapan." ungkap Nugroho Joko P.

Namun, secara tidak yakin Nugroho juga mengungkapkan, pihaknya memperkirakan pengiriman kerangka baja ini akan dapat dilakukan pada bulan Agustus ini. Kendati demikian, Pemerintah kota Semarang telah menganggarkan untuk pengiriman dan pemasangan kerangka baja ini dengan besaran 2,5 milyar rupiah. Sementara untuk pembangunan konstruksi akan dianggarkan dalam APBN. Namun, kini dalam mempercepat pengiriman dan percepatan pengerjaan jembatan tersebut pihaknya tengah melakukan lelang kepada sejumlah pengusaha.

Sementara itu, terkait dengan rencana konstruksi jembatan ini Nugroho Joko P menegaskan, "Rencananya pembangunan jembatan ini akan menghubungkan jalan Kartini dengan Jalan Onta. Hal ini sebenarnya sangat menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Semarang. Mengingat, dengan dibukanya jalur tersebut, maka sebenarnya akan dapat mengatasi masalah kepadatan lalu lintas di kawasan Majapahit. Dengan demikian, ini akan dapat memperlancar kegiatan masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi mereka." ujarnya.

[Ribut Achwandi_Trijaya FM Semarang]

Tidak ada komentar:

Self Potrait

Indonesia Raya

My Beauty Momment

My Movie

Potret Diri

Jendela Hati

Jendela Hati
Ketika ungkapan tak cukup mewakili kata, Hanya mata kita yang mampu mengetuk hati yang sunyi oleh kebisuan. Dan biar saja sepi terus mengalunkan nada sendu. Sebab, mungkin tak ada kata yang paling tepat untuk membahasakannya. Tentang apapun itu......