20 November 2008

Mangkir

pukul sepuluh pagi,
masih aku tunggu matahari
dalam kotak kardus
bau apak terendus
udara menghampa
lantang suara tak kunjung bergema
sidang belum dibuka

tik tok tik tok
jarum jam semakin menggantung

satu jam berlalu
palu tak kunjung bertalu
meja kursi beku
udara dingin karena semprotan freon
mata mengantuk tak tertahan
sidang mungkin tak jadi

ting tong ting teng
tong ting teng tong
enam batang rokok ludes
tinggal abu dan asap

tempo hari,
kejadian serupa terjadi
di halaman mobil penuh diparkir
tak ada yang hadir
barang kali tak ada sidang hari ini

bukankah tak ada mendung hari ini
lantas kenapa sepi

tuk tak tuk tak
jariku memainkan pena
berita hari ini
sama dengan minggu lalu
aku tertidur pulas
di deret kursi belakang
karena tak ada yang datang

sidang kembali batal

Tidak ada komentar:

Self Potrait

Indonesia Raya

My Beauty Momment

My Movie

Potret Diri

Jendela Hati

Jendela Hati
Ketika ungkapan tak cukup mewakili kata, Hanya mata kita yang mampu mengetuk hati yang sunyi oleh kebisuan. Dan biar saja sepi terus mengalunkan nada sendu. Sebab, mungkin tak ada kata yang paling tepat untuk membahasakannya. Tentang apapun itu......