21 Mei 2008

Ini Negeri Siapa Punya [?]

ini negeri siapa punya
berjuta buruh tak boleh protes
katanya mengganggu stabilitas
ini negeri untuk siapa
berjuta buruh terima upah ala kadarnya
katanya negara sedang bangkrut total
ini negeri kok semakin ngeri
kenapa?
sebab air mata dan keringat
harus pula dibayar darah
sang buruh hanya modal
sang penguasa butuh modal
tapi sang buruh tak balik modal
keringat mereka
air mata mereka
sudahkah tidak cukup lagi?

Ribut Achwandi [Robert Dahlan Al Sadani]

Sambut Ultah Ke 58 Jawa Tengah PRPP Mulai Sibuk

Jawa Tengah rupanya saat ini menjadi salah satu provinsi yang sibuk. Setelah 22 Juni mendatang akan menggelar Pilgub, tanggal 25 Juli-18 Agustus mendatang nampaknya akan kembali sibuk dengan rangkaian kegiatan spektakuler yang menjadi promosi potensi wisata, bisnis, perbankan dan UKM yang terangkum dalam sebuah gelaran Jateg Fair PRPP 2008. Sungguh sebuah usaha yang sangat menguras tenaga. Bahkan upaya serius ini nampaknya langsung mendapat tanggapan dari beberapa kalangan di antaranya Pemerintah Provinsi, PT. PRPP Jateng, dan PT. Mustang selaku event organizer.

Gelaran ini sendiri akan bertajuk 'Membangun Kemandirian dan Daya Saing UKM'. Tentu, hal tersebut akan melibatkan banyak UKM di sana. Bahkan dalam rencananya Presdir PT. PRPP Jateng Theo S Nugraha mengungkapkan, "Kami akan menyiapkan 500 stand bagi 9 bidang UKM yang ada di Jawa Tengah. Sehingga diharapkan semua UKM akan dapat tertampung di sana."

Namun demikian, nampaknya usaha tersebut masih belum cukup. Untuk itu, pihaknya akan melakukan beberapa perbaikan tempat lokasi penyelenggaraan yang akan dipusatkan di kompleks PRPP. Selain itu, dia juga menjanjikan akan melakukan terobosan baru dengan menurunkan harga tiket masuk dari tahun kemarin.

Adapun untuk hiburan, PT. PRPP menjanjikan akan mengundang beberapa band papan atas serta artis-artis Ibukota yang akan didaulat untuk mengisi rangkaian acara tersebut. Diharapkan hal tersebut akan mampu menyedot 500 penonton. [Ribut Achwandi_Reporter Trijaya FM Semarang]

Sukawi Dilawan...

Sekali terjang maka angin badaipun pantang ditolak. Demikian kiranya ungkapan yang mungkin sedikit mendekati kegigihan tokoh kita yang satu ini. Sukawi Sutarip. Sang walikota, seorang publik figur yang sangat fenomenal dan senantiasa mendapatkan sorotan media akhir-akhir ini. Terlebih dengan dua hal yang sangat membuat popularitasnya semakin naik daun. Pertama, sebagai calon gubernur yang akan bersaing dengan 4 kontestan lain dalam perebutan kursi nomor wahid provinsi Jawa Tengah 2008. Kedua, dalam pemberitaan media massa beberapa minggu lalu menyebutkan dia adalah seorang tersangka dalam kasus APBD 2004 kota Semarang.

Sungguh dua hal yang sangat bertolak belakang. Namun pria kelahiran Pati ini tetap yakin dan optimis bahwa keinginan besarnya untuk jadi orang nomor satu di provinsi Jawa Tengah ini tak pernah surut. Bahkan hari ini, ketika KPK akan melakukan pemeriksaan atas dirinya, dengan sikap tenang ia menyatakan siap untuk menerima pemeriksaan tersebut.

"Tidak hanya menerima kedatangan mereka [KPK] tapi saya akan melayani mereka." katanya dengan kuluman senyum yang memesona.

Sebuah mobil sedan bercat hitam dengan plat warna merah bertuliskan H 1 A setia menunggu. Namun ia nampaknya masih disibuki dengan urusan wartawan. Lagi-lagi ia pun menegaskan, "Pemeriksaan ini kan sudah program rutin. Program reguler KPK yang diberlakukan kepada seluruh pejabat publik. Jadi tidak ada kaitannya dengn Pilgub."

Namun ketika disinggung mengenai lawatannya kali ini ke sebuah kawasan pedagang kaki lima di Jalan Kartini Semarang, ia menengarai hal tersebut hanya bagian dari tugas kedinasannya sebagai seorang walikota. Pembicaraannya dengan pedagang kaki lima pun hanya menyangkut masalah rencana pemindahan PKL di 2 lokasi pasar yang saat ini masih direncanakan yaitu pasar Waru dan Gunungpati.

Tapi bagaimana pula dengan ungkapannya yang sempat terlontar di hadapan puluhan PKL ini? "Bagi PKL yang berasal dari luar daerah Semarang, saya titip tolong sampaikan pada saudara-saudaranya yang berada di kota asal kalau Anda baru saja ketemu dengan pak Walikota Semarang, Sukawi." Hmm saya rasa Anda bisa sedikit memberikan kesimpulan.

[Ribut Achwandi_Reporter Trijaya FM Semarang]

Self Potrait

Indonesia Raya

My Beauty Momment

My Movie

Potret Diri

Jendela Hati

Jendela Hati
Ketika ungkapan tak cukup mewakili kata, Hanya mata kita yang mampu mengetuk hati yang sunyi oleh kebisuan. Dan biar saja sepi terus mengalunkan nada sendu. Sebab, mungkin tak ada kata yang paling tepat untuk membahasakannya. Tentang apapun itu......